Tips memilih ayam karkas yang baik

TIPS MEMILIH DAGING AYAM YANG "AMAN SEHAT UTUH HALAL"

Ayam merupakan protein hewani yang relatif murah dibandingkan dengan daging yang lain seperti Daging sapi, kerbau dan kambing sehingga daging ayam sangat banyak dikonsumsi oleh masyarakat luas dari semua kalangan baik tingkat atas sampai tingkat bawah. Daging ayam akan sangat mudah ditemui dimanapun kita berada baik warteg sampai Hotel berbintang sekalipun. Daging ayam yang aman, sehat, utuh dan halal (ASUH) adalah daging yang diharapkan oleh kita semua, karena daging ayam yang ASUH sangat baik jika dikonsumsi. Apa itu ASUH : A = AMAN yaitu Daging ayam yang tidak mengandung penyakit seperti bakteri yang sering disebut mikrobiogi, serta daging ayam yang tidak mengandung residu bahan kimia yang dapat menyebabkan penyakit atau mengganggu kesehatan manusia. S = SEHAT yaitu Daging ayam yang mengandung zat-zat yang berguna bagi kesehatan dan pertumbuhan baik protein, mineral dll U = UTUH yaitu Daging ayam Tidak dicampur dengan sengaja maupun tidak sengaja dengan bagian lain dari hewan tersebut atau bagian hewan lain. H = HALAL yaitu Daging ayam dalam bahan bakunya, proses dan hasilnya Sesuai dengan syariat ISLAM. 1. Ayam yang akan di potong adalah ayam yang kondisinya masih hidup, 2. Proses potongnya harus dengan ketentuan syariat Islam 3. Hasilnya harus bersih tidak boleh tercampur dengan benda lain yang menyebabkan tidak syah,bahkan tidak boleh tercampur darah sekalipun. Ciri-ciri Daging ayam yang ASUH

1. Kulit berwarna putih bersih dan mengkilat agak kemerahan kelihatan segar

2. Tidak Bau busuk, lebih spesifik tetap berbau khas daging ayam

3. Pembuluh darah diseluruh tubuh tidak terlihat.

4. Tidak mengandung bahan pengawet

5. Struktur tubuh sempurna dan tidak dijumpai cacat seperti memar dalam tubuh

6. Dijual dengan memakai pendingin dan penutup.

7. Ayam Bersih dari kotoran dan darah

8. Tidak dijumpai bulu jarum pada karkas atau daging ayam.

Ciri-ciri Daging ayam yang TIDAK ASUH

1. Daging bercak-bercak merah,berdarah pada bagaian kepala dan leher.

2. Daging berwarna kemerahan

3. Daing Bau anyir dan tidak sedap

4. Daging bagian dada dan paha lembek tidak kenyal.

5. Bagian otot berwarna agak kemerah-merahan.

6. Pembuluh darah dileher penuh dengan darah.

7. Daging berwarna kebiruan.

Masih banyak lagi ciri2 yang bisa membedakan antara Karkas ayam yang ASUH dan tidak ASUH. Sedikit tulisan kami mudah-mudahan dapat mengantarkan kita untuk dapat memilih daging ayam yang aman untuk dikonsumsi.

Pelaku bisnis yang terlibat dalam proses pemotongan ayam hingga perdagangan daging ayam sangat banyak dan beragam tingkat pendidikannya, sehingga penyimpangan dalam penanganan dan perdagangan daging ayam sering ditenui di tempat Pemotongan Ayam (TPA) atau di pasar.

• Praktek penyimpangan apa saja yang dijumpai dipasar? Praktek penyimpangan dalam penanganan karkas ayam mulai dari tempat Pemotongan Ayam ( TPA) sampai ke tempat penjualan telah banyak dijumpai seperti :

1. Penjualan bangkai ayam sebagai ayam potong

2. Pemakaian formalin sebagai bahan pengawet

3. Penyuntikan karkas ayam dengan air atau udara.

4. Pemberian warna kuning pada karkas atau daging ayam.

1. Kulit berwarna putih bersih dan mengkilat dan tidak dijumpai memar.

2. Bau spesifik daging ayam

3. Pembuluh darah diseluruh tubuh tidak terlihat.

4. Serabut otot berwarna agak pucat bekas tempat pemotongan dileher regangannya besar dan tidak merata.

5. Konformasi sempurna dan tidak dijumpai cacat.

6. Dijual pada tempat-tempat yang memakai pendingin dan penutup.

7. Bersih dari kotoran

8. Tidak dijumpai bulu jarum pada karkas atau daging ayam.

• Mengapa daging ayam bangkai tidak boleh diperjual belikan? Bagaimana cirri-cirinya? Daging ayam bangkai atau daging ayam mati dipotong selain tidak halal juga berbahaya bagi konsumen,karena dikawatirkan mengandung penyakit yang dapat menular kepada manusia.

Ciri-ciri karkas daging ayam bangkai adalah :

1. Kulit bercak-bercak merah,berdarah pada bagaian kepala dan leher.

2. Bagian dalam karkas berwarna kemerahan

3. Bau anyir

4. Otot dada dan paha agak lembek.

5. Serabut otot berwarna agak kemerah-merahan.

6. Pembuluh darah dileher penuh dengan darah.

7. Bekas tempat pemotongan dileher regangannya kecil dan rata.

8. Semakin lama bercak warna merah berubah menjadi kebiruan.

• Mengapa daging ayam yang diawetkan dengan formalin dilarang dikonsumsi?

1. Formalin atau formaldehid adalah sejenis bahan kimia yang dipergunakan untuk mengawetkan jenazah atau bangkai hewan untuk keperluan penelitian atau kebutuhan industry.

2. Formalin mengandung zat karsinogenik atau dapat memicu terjadinya kanker.

• Ciri-ciri daging ayam yang diawetkan dengan formalin?

1. Kulit agak peret

2. Lalat tidak suka hinggap pada karkas

3. Bau formalin kadang-kadang dapat tercium dan kadang tidak tercium

4. Penjualan biasanya dijajakan tanpa menggunakan alat pendingin (es, refrigerator, Frezer)

• Mengapa karkas daging ayam yang disuntik dilarang atau tidak boleh dibeli? Karkas daging ayam yang disuntik merupakan daging yang tidak sehat karena telah disuntik air atau udara yang mengandung kuman dan akan berkembang biak didalam daging.selain itu merupakan penipuan kepada konsumen.

• Bagaimana membedakan antara karkas daging ayam yang normal dengan daging ayam yang disuntik air/udara? Karkas daging ayam yang disuntik mempunyai cirri-ciri

1. Postur kekar dan tegang

2. Jika dipotong keluar air

3. Jika digoreng seperti menggoreng air.

• Mengapa sebaiknya hanya membeli karkas daging ayam yang tidak diberi pewarna? Karkas daging ayam yang sehat adalah yang tidak diberi pewarna .Pemberian warna kuning agar diduga sebagai ayam kampong adalah penipuan terhadap konsumen.Selain itu pemberian warna untuk menghilangkan cirri-ciri ayam bangkai dan pewarna yang digunakan bukan pewarna untuk makanan tetapi pewarna tekstil yang berbahaya jika ikut termakan.